Pemeliharaan alat/mesin pengganda Dokument (fix)

Setelah membahas tentang cara pengoperasian dari mesin-mesin/alat pengganda tersebut, hendaknya kita juga perlu mengetahui cara pemeliharaan dari mesin-mesin/alat pengganda tersebut.
Sekarang kita akan membahas tentang cara pemeliharaan mesin-mesin/alat pengganda tersebut.

1. Duplikator stensil
Cara pemeliharaan mesin stensil antara lain sebagai berikut:

a. Saringan mesin stensil hendaknya diperiksa dan kalau perlu dibersihkan dengan sedikit bensin campur minyak atau paling tepat adalah dengan air panas sehingga bekas tinta yang kering tidak menyangkut pada saringan.

b. Apabila sudah selesai, kita melepaskan stensil sit dan kalau menghendaki stensil sit akan dipakai lagi bersihkan dengan menggunakan minyak tanah yang kemudian disimpan dengan cara menggantung stensil sit.

c. Tutup mesin stensil supaya bersih. Sebelumnya kita harus melepaskannya dari aliran listrik.

2. Mesin scanner
Setelah mengetahui tentang cara pengoperasian dari mesin scanner. Selanjutnya akan di bahas tentang cara pemeliharaan dari mesin scanner. Cara pemeliharaan mesin scanner adalah sebagai berikut:

a. Apabila kita selesai memakai mesin scanner, kita harus membersihkannya dengan menggunakan sikat.
b. Setelah itu, kita harus memberinya dengan sedikit minyak agar mudah dipergunakan lagi.
c. Tutp mesin dengan plastik dan kita harus melepaskannya dari aliran listrik.

3. Mesin cetak
Cara pemeliharaan mesin cetak antara lain sebagai berikut:
a. Kita harus memisahkan mesin cetak dari kertas yang sudah dipakai.
b. Kita harus menjauhkan mesin cetak dari tinta dan benda cair lainnya.
c. Setelah selesai dipakai, mesin cetak harap dibersihkan atau dilap.
d. Tutup mesin tersebut dengan menggunakan plastik agar jangan sampai debu masuk.

4. Mesin fotokopi
Kalau kita dapat mengoperasikan mesin fotokopi, maka kita hendaknya juga dapat melakukan pemeliharaan mesin fotokopi.
Di bawah ini kita akan menjelaskan cara pemeliharaan mesin fotokopi, yaitu:

a. Setelah selesai dipakai, kita harus melepas mesin fotokopi dari sakelar listrik agar tidak panas mesinnya.
b. Kita harus membersihkan mesin fotokopi tersebut setiap seminggu sekali.
c. Sesudah mesin fotokopi dipakai, diharapkan ditutup kembali agar terbebas dari debu dan air.

5. Alat pencetak (printer)
Cara pemeliharaan alat pencetak antara lain sebagai berikut:

a. Sesudah dipakai, alat pencetak ini maka harap dimatikan.
b. Apabila menggunakan alat pencetak (printer), maka jangan memakai kertas lecek/kusut.
c. Sebelum menggunakan alat pencetak, maka terlebih dahulu harus memeriksa tinta dari alat pencetak.
d. Tutup alat pencetak tersebut dengan menggunakan kain atau plastik agar terbebas dari debu.

5 komentar:

  1. Merawat mesin itu gampang-gampang susah. mesti telaten, teliti, dan tekun.

    BalasHapus
  2. Iya benar, memelihara mesin memang gamoang-gampang susah.

    BalasHapus
  3. membersihkan mesin fotocopy harus seminggu sekali ya? boleh tiap hari tidak? :D

    BalasHapus
  4. mematikan mesin setelah pemakaian selain untuk merawat kondisi mesin juga untuk menghemat listrik.

    BalasHapus

silahkan berkomentar untuk membangun blog ini

nyumbang artikel