Fungsi pemimpin rapat dan tipe peserta rapat (fix)


Fungsi pemimpin rapat sebagai berikut:

Sebagai pengarah
Seorang rapat harus dapat mengarahkan para peserta rapat, agar tujuan rapat yang telah ditentukan dapat tercapai. Arahan dari pimpinan ini diperlukan agar topik/masalah yang dibahas dalam rapat tetap dalam konteksnya, fokus, dan tidak menyebar ke topik/masalah lainnya.
Sebagai penengah

Seorang pemimpin rapat dapat bertindak sebagai penengah jika terjadi pertentangan atau perbedaan pendapat di antara peserta rapat.
 
Sebagai penggerak 
Seorang pemimpin rapat harus mampu mengerakkan para peserta rapat untuk dapat berperan aktif dalam penyelesaian masalah yang dibicarakan pada rapat.
Sebagai pencari solusi

Seorang pemimpin rapat harus dapat bertindak sebagai pencari solusi jika rapat mengalami kemacetan atau kebuntuan. Seorang pemimpin rapat harus lebih memahami masalah yang dibahas dalam rapat.

Tipe-tipe peserta rapat:
1. Tipe pemberi informasi
Peserta rapat dengan tipe pemberi informasi memiliki ilmu pengetahuan dan wawasan yang sangat luas serta ingatan yang sangat kuat terhadap sesuatu, sehingga sering dijuluki dengan kamus berjalan. Para peserta rapat yang mengalami kesullitan untuk memahami materi pembahasan dalam rapat dapat meminta penjelasan dari peserta rapat yang mempunyai tipe ini.

2. Tipe pemberi semangat
Peserta rapat dengan tipe pemberi semangat memiliki kemauan dan kemampuan kerja yang tinggi., sehingga mampu menggerakkan orang lain. Perserta rapat yang mempunyai tipe ini biasanya memiliki moral dan disiplin kerja yang tinggi sehingga orangnya cukup berwibawadan disegani oleh siapa saja.

3. Tipe inisiatif
Peserta rapat dengan tipe inisiatif biasanya akan muncul pada saat pelaksanaan rapat menemui kemacetan atau kebuntuan karena kurangnya atau tidak adanya dat-data yang jelas untuk menyelasaikan masalah yang dibahas.

4. Tipe pemersatu
Peserta rapat d engan tipe pemersatu akan selalu mengusahakan persatuan dan kesatuan jika terjadi perbedaan pendapat di antara peserta rapat, sehingga sering disebut sebagai juru damai.

5. Tipe penyerang
Peserta rapat dengan tipe penyerang biasanya selalu menentang pendapat atau tidak setuju dengan pendapat peserta yang lain. Peserta rapat tipe ini gemar menyerang atau menyalahkan pendapat orang lain, sehingga memancing timbulnya perdebatan yang panjang dan dapat menimbulkan perpecahan dalam kelompok.

6. Tipe perantara
Peserta rapat dengan tipe perantara biasanya akan bertindak sebagai perantara atau menjembatani antara orang/kelompok yang berbeda. Peserta rapat tipe ini membantu memperjelas pendapat peserta rapat lain yang masih kurang jelas, sehingga seluruh peserta rapat menjadi jelas.

7. Tipe pendengar
Peserta rapat dengan tipe pendengar biasanya bersifat pasif. Peserta rapat tipe ini hanya berperan sebagai pendengar yang baik. Ia hanya mendengarkan informasi-informasi yang disampaikan oleh pemimpin rapat atau peserta rapat lainnya. Ia tidak suka mengeluarkan pendapat, kritik atau saran, dan lebih bersifat pendiam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

silahkan berkomentar untuk membangun blog ini

nyumbang artikel